Yogyakarta, 11 September 2025 – Indo Asia Academy sukses menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Strategic Leadership dari Lembaga Sertifikasi Internasional TUV Rheinland, yang berlangsung selama dua hari pada 10–11 September 2025 di Forriz Hotel Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 20 peserta yang merupakan pimpinan dengan posisi strategis di instansi pendidikan, perusahaan, maupun unit bisnis, seperti Wakil Rektor, Dekan, Manajer, Kepala Unit dan divisi.
Acara ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan strategis yang adaptif, visioner, dan berdaya saing internasional. Melalui kurikulum yang dirancang dengan standar global, peserta mendapatkan pembekalan terkait strategic decision-making, organizational agility, innovation leadership, hingga global business strategy, serta berkesempatan mengikuti uji sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Internasional, yaitu TUV Rheinland. Adapun narasumber dari pelatihan ini merupakan konsultan dan international trainer, Rezki Wulan Ramadhanty, S.E., M.Sc., AWP, yang menyampaikan terkait strategi kepemimpinan adaptif, pengambilan keputusan, serta kemampuan memimpin tim di tengah tantangan dunia usaha dan pendidikan yang semakin kompleks.
Setelah mengikuti pelatihan, para peserta akan mengikuti assessment sertifikasi bersama asesor dari TÜV Rheinland yang dijadwalkan berlangsung dua minggu setelah pelatihan. Langkah ini menjadi komitmen Indo Asia Academy untuk menghadirkan standar internasional dalam peningkatan kapasitas kepemimpinan.
Adapun peserta pelatihan ini adalah Pimpinan dari Majelis Dikti PP Muhammadiyah yang membawahi 162 Perguruan Tinggi seluruh Indonesia, ISI Yogyakarta, Universitas Janabadra, Universitas Alma Ata, serta dari perusahaan seperti Royal Palm Resto Coffee, Villa Bale Tentrem, dan juga dari sektor EO, Industri Kuliner, Hotel, Transport, Hospitality, dan Logistic, yaitu Regional JNT.
Melalui program ini, diharapkan para peserta mampu mengembangkan strategi kepemimpinan yang visioner, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan organisasi, sehingga mampu membawa dampak positif bagi institusi maupun unit bisnis yang mereka pimpin.


Leave a Reply