blank

Pelatihan Teknisi Laboran Internasional Sertifikasi Personil Batch 34 Terselenggara dengan Sukses di Yogyakarta

blank

Yogyakarta, 26 Juni 2025 — Kegiatan Pelatihan Teknisi Laboratorium Internasional Sertifikasi Personil Batch 34telah terselenggara dengan baik pada tanggal 25–26 Juni 2025 bertempat di Forris Hotel, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas sumber daya manusia laboratorium yang bertujuan untuk memenuhi tuntutan mutu dan standar internasional.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pelatihan dengan suasana yang aktif, produktif, dan interaktif. Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan laboratorium. Di antaranya adalah penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan laboratorium, yang menjadi dasar utama dalam menciptakan tempat kerja yang aman dan bebas risiko. Selain itu, peserta juga mempelajari implementasi konsep 5S/5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, keteraturan, dan kedisiplinan di tempat kerja. Pelatihan juga membahas penerapan sistem manajemen arsip laboratorium secara menyeluruh, yang mendukung terselenggaranya dokumentasi yang tertib, akurat, dan tertelusur. Aspek penting lainnya adalah pemahaman dasar tentang kalibrasi serta pemeliharaan peralatan laboratorium, yang menjadi faktor utama dalam menjaga keandalan dan ketepatan hasil pengujian. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta juga melakukan kunjungan ke Laboratorium Institut Pertanian Yogyakarta. Dalam kunjungan tersebut, peserta berkesempatan melihat secara langsung penerapan standar internasional dalam pengelolaan laboratorium, termasuk sistem kerja, pengelolaan peralatan, dokumentasi, serta penerapan prinsip keselamatan dan mutu.

Pelatihan Batch 34 ini diikuti oleh peserta dari Universitas Jember dan Universitas Kristen Indonesia Toraja. Partisipasi dari berbagai wilayah ini menunjukkan tingginya komitmen terhadap penguatan kompetensi teknisi laboratorium di Indonesia. Setelah menyelesaikan pelatihan selama dua hari, peserta akan melanjutkan proses implementasi di laboratorium masing-masing sebagai bentuk penerapan langsung dari materi yang telah dipelajari. Implementasi ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pelatihan dan akan diikuti dengan proses asesmen individu, sebagai tahapan untuk memperoleh pengakuan sebagai tenaga laboratorium bersertifikasi internasional. Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memahami teori, namun juga mampu menerapkan secara nyata prinsip-prinsip manajemen laboratorium modern, serta berperan aktif dalam mewujudkan laboratorium Indonesia yang berdaya saing global.

Categories:,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *